Aeromodelling

Aeromodelling

Aeromodelling

Aeromodelling

Ini adalah penjabaran secara singkat mengenai peralatan rc yang wajib dimiliki oleh peminat hobi aeromodelling:

Tranmitter beserta baterainya, tipe transmitter digital maupun analog, kemudian Receiver, harus sesuai dengan tipe transmitter yang dimiliki,

Untuk ukuran range bisa dibagi menjadi 3 yaitu standar range biasanya mampu berfungsi dalam jarak 100-300 meter, untuk ukuran medium range mampu berfungsi 300-500 meter, untuk long range dapat berfungsi 500 meter sampai dengan tidak terbatas. Untuk baterai transmitter dapat menggunakan baterai AAA ataupun berjenis nimh nicad atau lipo tergangung pada rekomedasi remote Aeromodelling.

Charger adalah alat untuk melakukan pengisian pada baterai pesawat maupun baterai remot anda, untuk tipe charger ada yang tipe analog maupun tipe digital, ukuran charger biasanya dinilai dari berapa amper listrik charger tersebut mampu menghasilkan serta kecanggihannya Aeromodelling.

Baterai yang digunakan untuk aeromodelling biasanya digunakan jenis LIPO atau Lithium Polymer dikarenakan baterai ini dapat menyimpan listrik yang agak baik dan fisiknya tidak begitu berat, tempo dulu aeromodelling menggunakan baterai jenis nimh atau nicad.

Esc adalah alat yang digunakan untuk mengatur kecepatan listrik yang mempengaruhi kecepatan motor yang digunkan, untuk tipe esc ada yang built in bec dan ada yang tidak, built in bec berfungsi untuk mengaliri listrik servo sehingga tidak perlu menggunakan baterai terpisah untuk menggerakan servo, sedangkan untuk tipe esc yang tanpa bec membutuhkan bec tambahan untuk menggerakan servo-servonya. Esc yang sekarang umum digunakan adalah esc untuk motor brushless, apabila anda menggunakan motor lama yg masih brush maka anda membutuhkan esc dengan jenis brush dan tidak bisa memakai esc jenis brushless begitu juga sebaliknya. Standar esc biasanya mencantumkan berapa jumlah maksimal amper listrik yang dapat di alirkan, contoh 10A, 20A, 30A, … 300A dan seterusnya Aeromodelling.

Motor, seperti yang telah disebutkan diatas motor penggerak baling-baling aeromodelling ada yang bertipe brush (tipe lama) dan ada yang bertipe brushless, biasanya motor tipe brush mempunyai 2 buah kabel pada motornya dan motor brushless mempunyai 3 buah kabel pada motornya, jenis motor aeromodelling elektrik biasanya dibagi dalam kategori konsumsi watt nya. Tipe motor dapat juga dibagi dalam kategori motor untuk mengangkat bobot berat maksimal, tipe motor untuk kecepatan maksimal dan tipe motor seimbang untuk bobot maksimal dan kecepatan Aeromodelling.

Servo, adalah komponen listrik yang diletakan pada sirip-sirip pesawat atau helicopter yang dapat bergerak sebagai kemudi, servo biasanya dikategorikan pada berat servo tersebut contoh servo 9g adalah servo dengan bobot berat servo sebesar 9 gram, untuk kemampuan gerak servo disebut torque, jadi servo tersebut mampu menggerakan bobot yang dibebankan kepadanya, misalnya servo 50gram (standar) stall torque 10kg pada 6V, berarti servo tersebut mempunyai berat 50 gram dan kemampuan untuk mengerakan beban sampai dengan 10kg, lebih dari 10kg servo tersebut akan rusak atau tidak mampu menggerakan beban yang ditanggung Aeromodelling.

Kit pesawat adalah satu set badan pesawat komplit, dimulai dari badan sayap dan sirip2 pesawat. Kit pesawat dapat terbuat dari bahan busa, foam, kayu balsa maupun diber atau carbon, apapun bahan yang dipilih pastikan mempunyai berat yang ringan agar meningkatkan efesiensi bahan bakar atau baterai.

Propeller atau baling-baling adalah alat yang dipasang di motor pesawat agar pesawat mendapat daya dorong atau daya tarik, yang menimbulkan daya angkat sebuah pesawat. Penempatan propeller pastinya mengikuti tempat dimana motor dipasang, dapat dipasang didepan ditengah maupun dibagian belakang pesawat.

Baterai checker yang tujuannya untuk mengetahui volt tiap sel pada baterai lipo baik sebelum digunakan maupun setelah digunakan, baterai lipo dalam keadaan penuh tiap selnya mempunyai tegangan 4.2v, dan 3.7v tegangan ideal untuk baterai ini untuk disimpan dan apabila tegangan untuk tiap sel dibawah 3.2v kemungkinan sel baterai anda sudah rusak aeromodelling.

Aeromodelling

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s